UI Geoscience Seminar 1

     

Pada hari Rabu, 15 Maret 2017 telah dilaksanakan seminar mengenai “Vibroseis Overview” dengan pembicara Takeshi Ozawa sebagai General Manager of JGI bertempat di Ruang B101 Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia. Peserta seminar terbuka untuk umum terutama untuk mahasiswa Departemen Geosains Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia.

Vibrous Seismic adalah salah satu teknologi dalam akuisisi data seismic yang menggunakan vibrator (Digital Telemery System). Teknologi vibroseismik saat digunakan onshore jika dibandingkan dengan menggunakan explosion memiliki pro dan kontra masing-masing, yaitu:

  1. Explosive
  • Pros: Menggunakan energi yang kuat (strong energy), impulsive.
  • Cons: Limitation of use, low efficiency.
  1. Vibroseis
  • Pros: Easy to get permit, flexible, high efficiency, can be used with the traffic.
  • Cons: Small energy, need access road for the source vehicle.

Vibroseis merupakan alat berbentuk seperti truk dengan base plate, hydraulic piston, dan reaction mass. Gelombang direkam dengan menggunakan Geophone After Phase and Amplitude Compensation. Baik explosive maupun vibroseis memiliki data yang keduanya dapat digabungkan menjadi satu data (Phase Compensation and Matching) sehingga menghasilkan data yang lebih jelas dan akurat.

Vibroseis ini dapat dioperasikan di berbagai macam medan yang tidak dapat dijangkau dengan menggunakan ledakan karena alasan keamanan. Medan-medan pengoperasian vibroseis dapat berupa perumahan warga, jalan umum, maupun plain area.

The Vibroseis sweep could be tailored to stay out of dominant ground roll frequencies, reducing the harmful effects of this potentially powerful source generated noise. The Vibroseis method provided the ability to fine tune input frequencies to an optimum bandwidth, maximizing energy return. This cannot be accomplished quickly and easily with dynamite. It was found that properly tuning the sweep could improve data quality as effectively as doubling the fold or number of sweeps.

Advantages of Vibroseis:

  • Frequency controllable
  • Energy controllable
    • Force control
    • No. of vibrators
    • No. of stacks
  • Less damage to the environment and properties
  • Effective discrimination of background noise

Disadvantages of Vibroseis:

  • Need processing (correlation)
  • Less energy – needs long time for each shot
  • Need access

Vibroseis biasanya digunakan di daerah pemukiman padat penduduk yang tidak dapat diambil data menggunakan explosive karena explosive memerlukan tingkat keamanan yang tinggi.