Notulensi Sosialisasi Akademik

Departemen Akademis

HMGS, HMGF, HMG Kaldera 2018



Hari/Tanggal : Rabu, 8 Agustus 2018

Pukul : 13.00 – 16.00 WIB

Tempat : Ruang A. 401 Gedung A FMIPA UI

Peserta : Mahasiswa program studi Geologi dan Geofisika angkatan 2015, 2016, dan 2017

Narasumber : Dosen-dosen program studi Geologi dan Geofisika,

  • Dr. Eng. Supriyanto, M.Sc
  • Reza Syahputra, S.T, M.Si
  • Octria Adi Prasojo, B.Sc, M.Sc
  • Felix Mulia Hasudungan Sihombing, S.T, M.MinRes
  • Muhammad Rizqy Septyandy, M.T

Moderator : Dwiky Guruh Augusty dan Dinda Savira

Notulen : Fadhila Friany Putri


Acara ini diawali dengan sambutan Ketua Himpunan Mahasiswa Geosains periode 2018 dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan pembacaan pertanyaan yang sudah dikumpulkan di masing-masing angkatan sebanyak 3 pertanyaan kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan langsung dari forum yang hadir dan dilanjutkan dengan pembacaan pertanyaan, begitu seterusnya hingga semua pertanyaan telah habis. Adapun pertanyaan dan jawaban yang telah disampaikan adalah sebagai berikut:

1. Untuk praktikum, apakah mahasiswa diberikan modul seputar bahan ajar?

— Akan diadakan modul. Sudah disusun. Perlu diperhatikan, modul dapat berupa pertanyaan yang harus dijawab disertai referensi, tidak selalu berupa materi lengkap.

2. Alat instrumentasi seperti seismic, refleksi, refraksi, GPR, dan gravity bagaimana kejelasannya?

— Dana dari Rektor sekitar 3 Miliar Rupiah, yang sudah datang mikroskop polarisasi sebanyak 6 unit. GNSS GPS Geodetic sudah ada, dipakai di praktikum Cisolok. Sedang menunggu akhir bulan Agustus akan ada seismic, GPR. Untuk magnetic terdapat kendala sehingga ditunda sampai tahun depan. Sehingga, tahun ini alat yang sudah ada adalah aktif, pasif, GPR.

3. Apakah dosen berkenan membuat semacam mind map untuk mata kuliah agar mahasiswa lebih paham hubungan dan tujuan dari pembelajaran tiap topik di kuliah? (Ada beberapa dosen yang belum.)

— Mind map bagi dosen sudah berupa SAP yang disampaikan di awal perkuliahan.

— Secara umum sudah dihimbau untuk dosen agar menyampaikan materi susunan perkuliahan. Jika ada dosen yang belum, hal tersebut akan menjadi koreksi saja. Harap diberikan list dosen yang belum.

— Sebagai tambahan, sudah ada BRP (Bahan Rancangan Pengajaran) yang di dalamnya juga terdapat mata kuliah prasyarat yang harus dipenuhi.

4. Untuk semester 7 Geofisika dan semester 5 Geologi, terdapat mata kuliah pilihan. Seperti apa sistemnya?

— Pada dasarnya, mahasiswa Geologi dapat mengambil mata kuliah Geofisika dan sebaliknya. Misal, mahasiswa geofisika dapat memahami eksplorasi migas, eskplorasi mineral, eksplorasi geothermal, dan kebencanaan. Sedangkan mahasiswa geologi, begitu pula sebaliknya.

— Pilih sesuai minat dan dapat memperkaya ilmu, kalau bisa di luar bidang Geologi/Geofisikanya yang berguna untuk pengembangan diri untuk persiapan di dunia pekerjaan.

— Definisi: Mata kuliah yang dipilih mahasiswa di luar mata kuliah program studinya untuk memperluas wawasan sekaligus memenuhi persyaratan beban minimal jenjang pendidikan.

— Sejauh ini baru disetting di SIAK-NG agar mahasiswa Geologi dapat mengambil mata kuliah Geofisika dan mahasiswa Geofisika dapat mengambil mata kuliah Geologi.

— Jika dilihat dari daftar mata kuliah, semester 1 dan 2 mengandung mata kuliah wajib fakultas, semester 3 dan 4 merupakan fundamental Geosains, semester 5 dan 6 arahnya kepada aplikasi dan pengolahan data, dan semester 7 dan 8 merupakan persiapan penelitian.

— Perlu diketahui bahwa jumlah 144 SKS adalah jumlah minimal yang harus diambil.

5. (Allysha, Geofisika ’15) Mengapa yang muncul hanya yang ditampilkan saja, mengapa kelas seperti Metode Inversi dan sebagainya tidak dibuka? Diperbolehkan membuka berapa kelas?

— Dosen sangat terbuka dan terbantu jika ada mahasiswa yang mengajukan mata kuliah. Hanya saja, terkendala di jadwal dan ruangan perkuliahan yang semakin sulit dicari karena jumlah mahasiswa yang semakin banyak. Sehingga, jika ada kelas pilihan ada kemungkinan dilaksanakan di malam hari. Selain itu, sama halnya seperti semester pendek, mata kuliah pilihan baru dibuka jika mahasiswa mengambil berjumlah minimal 15 orang.

— Peminatnya paling banyak, prioritas dibuka. Pilihan kedua, ketiga akan dipertimbangkan. Sehingga dibutuhkan kesepakatan bersama.

6. (Dian Abby Yoga, Geologi ’16) Ada beberapa yang ingin mata kuliah eksplorasi panasbumi. Kami masih bingung, mata kuliah yang dibuka hanya 1 atau 3 pilihan sesuai jadwal semester?

— Mahasiswa Geologi semester 5 ada pilihan bebas 2 sks. Rekayasa reservoir, pemboran & analisis sumur panas bumi, geokimia minyak dan gas bumi.

— Ada mata kuliah pilihan yang dapat langsung diambil (misalnya geowisata) namun seperti pemboran, dll, perlu ada dasar dulu seperti panas bumi. Untuk rekayasa reservoir sepertinya akan ditukar dengan pemodelan geologi pertambangan di semester 7 karena rekayasa reservoir lebih advance.

— Pemodelan geologi pertambangan itu sebenarnya dibuka untuk S1 Geofisika, jika ada Geologi ’16 yang berminat, akan dibuka juga. Jika yang mengajar Pak Felix, jika belum mendapat mata kuliah endapan mineral tidak masalah.

7. (Arsy, Geologi ’16) Jadi yang dibuka untuk semester ini ada berapa pilihan dan pilihannya apa saja?

— Jika ada yang terlalu sedikit, kelas tidak dibuka dan mahasiswa yang memilih silahkan memilih kelas yang dibuka.

— Untuk kepastian selanjutnya perlu waktu untuk rapat dosen membicarakan mata kuliah apa saja yang akan dibuka. Akan diumumkan dalam waktu dekat.

— Jika ada usulan mata kuliah baru yang ingin dibuka, dapat mengisi form di sekretariat. Yang tentunya akan dipertimbangkan BRP dan ruang kelas.

8. (Rena, Geologi ’16) Jika Geologi ingin mengambil geowisata di pilihan Geofisika namun sebenarnya merupakan mata kuliah wajib semester 6, apakah boleh diambil saat ini saja?

— Boleh saja.

9. (Faris, Geologi ’15) Bagaimana dengan mahasiswa yang sudah mengambil mata kuliah geologi lapangan duluan namun belum menyelesaikannya?

— Jumlah SKS nya 4 SKS. Jika sudah mengambil di semester sebelumnya namun belum selesai, silahkan diambil kembali dengan catatan progress yang ada sudah akan selesai agar dapat di approve dosen pembimbing.

10. (Dian Abby Yoga, Geologi ’16) Kira-kira adakah mata kuliah semester selanjutnya yang dapat diambil di semester ini untuk melengkapi jumlah SKS yang tersisa?

— Ada beberapa yang bisa diambil. Hidrogeologi, geologi kuarter, geologi teknik & lingkungan.

— Perlu diperhatikan, jadwal kuliahnya akan diatur sesuai jadwal prioritas yang ada, sehingga jika ada yang bentrok, harap dipertimbangkan.

11. Syarat mata kuliah akan dipublish dalam waktu dekat. Untuk asisten dosen, jika ingin KP akan dibuatkan sertifikat telah menjadi asisten dosen.

12. Sistem perekrutan asisten dosen bagaimana?

— Tergantung masing-masing dosen karena syaratnya berbeda-beda.

— Satu mahasiswa dapat menjadi asisten untuk 2 mata kuliah dengan syarat dapat membagi waktu di 2 kewajiban tersebut.

13. Bagaimana kejelasan ruang perkuliahan dan gedung Pertamina, apakah benar ada lab khusus Geosains?

— Fungsi gedung multidisiplin Pertamina memang menjadi lab. Lab yang dimaksud adalah lab yang dapat memberikan income dan benefit. Saat ini MIPA sedang bekerjasama dengan beberapa perusahaan seperti Sinarmas untuk membuat lab.

— Saat ini tidak dapat dipastikan lab dapat digunakan untuk perkuliahan Geosains.

— Perkuliahan dilaksanakan di Gedung B dan Gedung A. Kelas mata kuliah wajib fakultas (mpkt dan b.ing) tidak akan dilaksanakan di Gedung A. Gedung A khusus kelas Geosains.

— A. 301 akan difungsikan jadi lab komputer dan A.302 akan difungsikan jadi lab juga.

— Mushalla lantai 3 akan dipindahkan. Khusus mushalla laki-laki di lantai 3 ditiadakan, dialihkan ke MII baru.

14. Apakah akan ada penambahan lab geokimia, sedimentologi, prinsip stratigrafi, dll.?

— Lab geokim belum.  Untuk sedimentologi akan disediakan di dekat A.101. Lab petrologi dan paleontologi akan dipisah. Lab mikroskop dijadikan 1 ruangan besar. Praktikum specimen akan disendirikan ruangannya. Sedang dicoba untuk setting ruangan preparasi dengan harapan tidak perlu ke kampus lain untuk mengamati batuannya.

— Semester nanti ada tambahan 5 komputer, total menjadi 15 komputer. Akan ada pengembangan agar tidak ada aplikasi-aplikasi yang tidak berkaitan dengan perkuliahan (misal: mobile legend). Sedang diadakan penginstallan ulang.

— Kondisi saat ini Geofisika lebih dominan di lab komputer sedangkan Geologi di lab mikroskop. Sebaiknya hal ini tidak terjadi. Jika ingin mencoba diharapkan dapat bergabung saja.

— Aplikasi yang dapat dipakai seperti Petrel, Argis, Petromote, pemodelan tambang, desain tambang, sebaiknya dicoba secara otodidak agar dapat dipakai semaksimal mungkin.

— Akan diadakan processing seismic, gravity, dsb di lab komputer yang bersifat workshop. Dalam waktu dekat akan diadakan pelatihan GNSS geodetic ditargetkan sebelum perkuliahan dilaksanakan.

15. Apakah akan ada dosen baru mengingat jumlah mahasiswa semakin bertambah?

— Akan ada penambahan dari instansi pemerintah, dari BMKG akan ikut menjadi pengajar walaupun statusnya bukan dosen tetap. Hingga saat ini belum ada kabar dari UI untuk pembukaan lowongan dosen tetap.

16. Apakah akan ada penambahan inventori alat kuliah lapangan? Karena hingga saat ini masih meminjam Universitas lain.

— Untuk kedepannya untuk sewa alat, akomodasi dosen menjadi tanggungan program studi sebagai jaminan kulap tetap berjalan.

— Penambahan jumlah alat saat ini belum diprioritaskan ke alat-alat lapangan (kompas, palu), tapi diprioritaskan ke alat laboratorium seperti mikroskop. Akan ada penambahan 1 atau 2 alat dari dana riset para dosen diprioritaskan kompas geologi (target 3 kompas).

17. Terkait kerja praktek, adakah perusahaan yang bekerjasama dengan Geofisika UI?

— Ada kerjasama BMKG, Badan Geologi, Pertamina, dan relasi para dosen (misal: Petronas, Freeport).

18. Kalau memungkinkan, tolong diadakan pertemuan antara prodi dengan mahasiswa 2015 karena sudah tahun terakhir. Pertemuan dapat berupa proposal skripsi, pembimbing, siding, dll yang harus disiapkan.

— Dosen diharapkan dapat memposisikan diri mahasiswa sebagai partner riset bukan sebagai mahasiswa yang harus diajarkan lagi.

19. Apakah ada perubahan kurikulum lagi?

— Pasti ada. Karena ada evaluasi hasil perkuliahan sebelumnya dan ada faktor penambahan mahasiswa.

20. Bagaimana jika ada dosen yang kurang baik mengajarnya tapi nama di EDOM nama dosen lain, sebaiknya bagaimana menyampaikan keluhan?

— Dapat langsung ke dosennya atau ke kaprodi. Sebaiknya jangan langsung ke fakultas.

— Perbedaan nama dosen disebabkan oleh adanya jumlah SKS maksimal yang boleh diambil dosen sebanyak 12 SKS. Sehingga, terpaksa mencantumkan nama dosen yang berbeda.

21. Apakah tidak ada training competition?

— Diharapkan ada kompetisi atau olimpiade untuk meningkatkan kapasitas prodi kita.


Saran dari dosen

Pak Reza

— Untuk tingkat akhir sebaiknya mulai cicil dari sekarang data dari lapangan, batuan, sayatan tipis, bisa untuk analisis. Kalau data permukaan akan lama di waktu pengambilannya. Harap dipertimbangkan dengan baik data untuk tugas akhir.

— Untuk 2016, perbanyak pengalaman. Karena saat tingkat akhir sudah tidak ada waktu. Manfaatkan KP, proyek, dan sebagainya untuk menambah pengalaman.

— Untuk 2017, perbanyak bertanya dengan angkatan atasnya untuk mengatasi waktu.

— Tambahan: Untuk semester depan tidak mengajar karena akan melanjutkan S3 ke Ceko.

— Cara ke luar negeri gratis: buat paper, gunakan dana dari riset bersama dosen.

Pak Andy

— Manfaatkan fasilitas sebaik-baiknya, apalagi di kampus Universitas Indonesia yang merupakan kebanggaan.

— Terkadang kesempatan tidak datang 2 kali. Misal tertarik migas tapi punya kesempatan di geothermal atau tambang, manfaatkan dengan baik sekecil apapun sereceh apapun (proyek kecil) jangan dipandang sebelah mata. Tidak banyak orang yang punya kesempatan sebaik kalian.

Pak Supri

— Diharapakan ada kesempatan lain seperti ini.

— UIGS merupakan tempat kita “ngumpul”, pendekatan kerja praktek (contoh: mikroskop didapat dari salah satu narasumber UIGS), menambah wawasan. Manfaat UIGS ini sangat besar. Untuk 2015, disyaratkan agar wajib datang UIGS minimal 8 kali agar bisa siding tugas akhir.