UI Geoscience Seminar 4

  • Definisi unconventional hydrocarbon

Mengeksplorasi minyak dan gas bumi dengan cara yang tidak seperti biasanya.

Cara konvensional mengambil minyak dan gas bumi pada reservoir dengan teknologi yang sudah ada saat ini sedangkan unconventional mengambil minyak dan gas bumi pada shale yang lebih sulit dijangkau tetapi menghasilkan minyak dan gas yang lebih melimpah.

  • Pengenalan unconventional hydrocarbon

Terdiri dari dua metode utama yaitu metode Coal Bed Methane (CBM) dan shale gas serta metode lainnya.

CBM terbentuk pada coal deposit atau pada coal seams. Perbedaan CBM dengan conventional gas adalah bentuk CBM mengikuti akumulasi gas pada coal seams methane tersebut sedangkan conventional gas melewati pori-pori dengan permeabilitas dalam bentuk closure.

  • Metode eksplorasi CBM
  • Melihat kondisi geologi daerah yang dieksplorasi
  • Melewati tiga kali pengeboran corehole dengan memperhatikan permebilitas
  • Menguras air untuk mendapatkan gas

Perlu diketahui bahwa densitas CBM dengan gas konvensional berbeda. Semakin dalam CBM maka semakin sedikit dan mahal sehingga pengeksplorasian jarang mencari pada kedalaman yang jauh karena mengurangi nilai ekonomis.

  • Pengenalan shale gas

Shale gas adalah gas yang terperangkap pada batuan pembentuknya (shale rock formation) sehingga harus dipecahkan terlebih dahulu.

Cara mencari shale gas menggunakan metode yang sama dengan konvensional seperti menggunakan seismic, log sumur, dan batu singkapan, hanya saja objek shale gas berada pada tempat yang berbeda dengan conventional gas.

Shale gas memiliki komposisi serpih kurang dari 50%, lempung kurang dari 10%, dan kandungan total organic carbon lebih dari 2%. Kandungan total organic carbon ini menentukan nilai ekonomisnya.

  • Geophysics Exploration

Penggunaan metode seismic, magnetic, gravity untuk mencari migas secara ekonomis agar hasilnya baik.

Antara geologi dan geofisika saling terkait. Mulai dari survey kondisi geologi hingga teknik-teknik mengolah data secara geofisika. Dalam menginterpretasikan data, warna-warna yang berbeda sangat penting karena mengindikasikan informasi geologi.

  • Prospek unconventional hydrocarbon

Total resource CBM di Indonesia sebanyak 453,3 TCF yang artinya resource ini masih sangat banyak dan peluang prospektifnya masih terbuka luas.

Kendala pada CBM adalah internal PSC, izin laoangan, dan lain sebagainya. Bidang unconventional ini memiliki peluang yang besar sehingga menjadi tantangan untuk kita kembangkan.